Archive for February, 2008

Seputar Makanan Kaleng

Posted in Info Sehat on February 21, 2008 by ne2nkwi2t

 Seiring dengan kemajuan teknologi, produk makanan dalam kaleng semakin sering kita jumpai di pasaran. Selain daya simpannya yang relatif lama, makanan kaleng juga praktis dalam proses penyajiannya. Hingga tak heran bila dapur kita pun menjadi akrab dengan kehadiran makanan kaleng ini.

Makanan yang diawetkan dalam kaleng ini diolah melalui proses sterilisasi dengan tujuan untuk menghilangkan berbagai kontaminan yang dapat mencemari produk. Proses sterilisasi pada pengalengan bahan makanan biasanya dilakukan melalui pemanasan dengan suhu 121ーC selama 20-40 menit. Namun untuk sayuran dan buah-buahan yang memiliki pH lebih rendah dari daging digunakan suhu yang lebih rendah dengan waktu pemanasan yang lebih singkat. Selanjutnya kaleng ditutup dengan sangat rapat sehingga tidak dapat dilalui oleh udara, air ataupun mikroba.

Meskipun keseluruhan proses pengalengan bisa dikatakan aseptis, namun tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya kerusakan. Entah itu karena berlalunya masa simpan (kadaluwarsa) ataupun karena kurang sempurnanya proses pengalengan. Suhu dan waktu pemanasan yang tidak memadai selama sterilisasi dapat mengakibatkan tumbuhnya Clostridium botulinum. Clostridium botulinum merupakan bakteri thermophilik (tahan panas) yang dapat hidup dalam kondisi anaerobik (tidak ada oksigen). Bakteri ini menghasilkan toksin (racun) yang dapat menyerang saraf (karena menyerang saraf maka disebut neurotoksin). Gejala keracunan ini (botulism) dapat terjadi selang beberapa jam sampai satu atau dua hari setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi Clostridium botulinum. Beberapa gejala yang timbul antara lain mulut kering, penglihatan kabur, tenggorokan kaku, kejang-kejang dan dapat mengakibatkan penderita meninggal karena sukar bernafas. Ada tiga jenis botulism yang biasa dijumpai, yaitu foodborne botulism (terjadi karena mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh Clostridium botulinum) seperti pada kasus di atas, wound botulism (karena ada luka yang terkontaminasi oleh Clostridium botulinum) dan infant botulism (terjadi pada anak-anak yang mengkonsumsi makanan terkontaminasi Clostridium botulinum).

Kerusakan pada makanan kaleng ada yang dapat dilihat dari penampakan kalengnya ada juga yang tidak terlihat secara visual. Kerusakan produk kalengan dapat digolongkan menjadi empat, yaitu : flat sour (kedua ujung kaleng tetap datar, tetapi isinya sudah sangat asam) ; flipper (kaleng tampak normal, tetapi bila salah satu ujungnya ditekan maka ujung yang lainnya akan cembung) ; springer (salah satu ujung kaleng tetap datar, tetapi ujung yang lain cembung. Bila ujung yang cembung ini ditekan, maka ujung lain yang datar akan menjadi cembung) ; swell (kedua ujung kaleng terlihat cembung karena adanya bakteri pembentuk gas di dalam kaleng).

Satu hal yang terkadang kita lupa bahwa ternyata makanan kaleng ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti penurunan gizi produk (akibat pemanasan suhu tinggi saat sterilisasi), tekstur yang tak lagi segar (terlihat pada sayur dan buah kalengan) dan tak jarang timbul rasa seperti rasa besi yang sangat mengganggu.

Namun demikian bukan berarti kita harus bermusuhan dengan produk makanan kaleng. Selama kita bisa memilih makanan kaleng dengan tepat, kita masih bisa mengkonsumsinya. Berikut beberapa tips yang bisa diingat saat membeli makanan kaleng :

  1. Pilihlah kemasan kaleng yang tidak bocor
  2. Perhatikan tanggal kadaluwarsa
  3. Hindari membeli kemasan kaleng dengan tanda kerusakan seperti tersebut di atas

S. Gilangtresna (Sapporo, 11122004)
Referensi :
1. Makanan Kaleng, Praktis di Saat Krisis http://www.sedap-sekejap.com)
2. Middlebrook, J. L. and Franz, D. R. 1997. Botulinum toxins. In Medical aspects of Chemical and Biological Warfare, Siddel, F. R., Takafuji, E. T., Franz, D. R. (eds). The Surgeon General at TMM Publications Borden Institute, Washington.
3. Midura, T. F. 1996. Update : Infant botulism. Clin. Microbiol. Rev. Vol. 9 : p119-125

Lebih Awal Mendeteksi Anemia

Posted in Info Sehat on February 21, 2008 by ne2nkwi2t

Anemia merupakan penyumbang utama angka kematian ibu di Indonesia. Upaya mencegahnya dapat dilakukan dengan mengetahui sejak dini apakah seseorang anemia atau tidak. Penderita anemia di Indonesia sangat besar. Menurut data yang ada, jumlah penderita di negeri ini mencapai 30-55 persen dari total penderita di dunia yang mencapai 500-600 juta orang.

Menurut konsultan Hematologi Onkologi Medis FKUI/RSUPN-CM, Dr Syafrizal Syafei SpPD KHOM, masyakarat tak menyadari bahwa tubuh mereka sangat rentan terhadap penyakit. ”Apalagi, anemia itu datang tanpa kita sadari. Kita hanya bisa merasakan lelah, lemah, letih, lesu, lunglai. Ini kita singkat 5L,” katanya pada sebuah diskusi yang membahas anemia di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Anemia, lanjutnya, timbul akibat gizi utama tak tercukupi dengan baik. Ini menyebabkan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah menjadi tak normal sehingga fungsi Hb sebagai pembawa oksigen ke dalam tubuh tak berjalan dengan baik. Inilah yang mengakibatkan penderita mengalami penurunan nafsu makan, mata berkunang-kunang, dan memiliki sifat apatis. Dampak terparah anemia adalah menurunkan produktivitas kerja hingga 20 persen.
Syafrizal mengatakan, kecenderungan anemia lebih banyak terjadi pada perempuan karena siklus bulanan menstruasi yang membuat Kaum Hawa kehilangan darah. Anemia juga terjadi pada mereka yang tengah menjalani diet. ”Perempuan sangat rentan terhadap anemia. Saat ini bukan hanya masalah kurang gizi di masyarakat yang kurang mampu. Namun, masyarakat kelas atas juga terserang anemia karena masalah diet,” tuturnya.

Pada kesempatan berbeda Ketua Presidium Aliansi Pita Merah Putih Indonesia (APPI) Dr Srihartati P Pandi MPH mengatakan, anemia juga mengakibatkan kematian pada ibu hamil dan ibu melahirkan. Bahkan, anemia penyumbang terbesar jumlah angka kematian ibu (AKI) di Indonesia.

Berdasarkan SDKI2002-2003, AKI mencapai 307 per 100.000 kelahiran hidup. Ini merupakan AKI tertinggi di ASEAN. Setiap tahun angka kelahiran mencapai lima juta. Dari angka itu sekitar 20 ribu kehamilan berakhir dengan kematian akibat komplikasi dan melahirkan. Jadi, setiap jam dua orang ibu meninggal dan 20 bayi meninggal dari setiap 1.000 bayi yang dilahirkan.

”Faktor utama yang menyebabkan tingginya AKI di Indonesia adalah pendarahan yang terjadi ketika melahirkan maupun karena komplikasi kehamilan dan persalinan,” ujar Srihartati.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Nasional 2001, angka anemia pada ibu hamil sebesar 40,1 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa anemia cukup tinggi di Indonesia. Bila diperkirakan pada 2003-2010 prevalensi anemia masih tetap atas 40 persen, maka akan terjadi kematian ibu sebanyak 18 ribu per tahun yang disebabkan pendarahan setelah melahirkan.
Ini kondisi dengan estimasi 3-7 persen ibu meninggal karena menderita anemia berat. Sebesar 20-40 persen ibu meninggal karena penyebab tak langsung anemia.

Deteksi dini
Meningkatnya angka kematian ibu melahirkan di Indonesia menjadi keprihatinan banyak pihak. Untuk itu, upaya pencegahan anemia sangat penting. Salah satu upaya adalah melakukan deteksi dini. Dengan alat deteksi seseorang dapat diketahui apakah terserang anemia atau tidak.

Di antara produsen alat pendeteksi anemia, PT Putera Segara Anakan (PSA) menjadi salah satu yang mengeluarkan produk yang dinamai HemoCue. Menurut Abdullah, penanggung jawab pemasaran HemoCue, detektor anemia dengan teknologi asal Swedia itu memiliki mekanisme kerja yang lebih sederhana dibandingkan alat pendeteksi anemia yang sebelumnya.
Penggunaannya, kata Dr Purwanto Kusumaputra, salah satu penanggung jawab distribusi, tidak membutuhkan laboratorium, atau alat pendukung lain. Pasien cukup diambil darahnya setetes, lalu darah itu diteteskan di atas plat penguji, dan plat dimasukkan ke alat tersebut. Dalam 15-45 detik layar pemantau menunjukkan angka Hb.

Hasil pemeriksaan itu menunjukkan apakah pasien menunjukkan gejala anemia atau tidak. Bila ternyata anemia, maka tinggal dicari penyebabnya. Di antaranya adalah kekurangan produksi sel darah merah, peningkatan tingkat kerusakan terhadap sel darah merah (thalassemia), pendarahan hebat (trauma, menstruasi), kekurangan zat besi, kurang gizi, gagal ginjal, dan malaria. Hasilnya pun dapat digunakan untuk kepentingan screening, monitoring, dan diagnosis.
Teknologi ini, lanjut Purwanto, teknologi ini memudahkan bidan, dokter, dan paramedis untuk mengetahui anemia sejak dini. Ini bisa menjadi cara untuk mencegah kematian dan dampak negatif lainnya akibat anemia.

HemoCue berukuran sebesar buku agenda dan kompatibel (dapat dengan mudah dibawa dan dipindahkan – Red). Karena mudah ditenteng dan dioperasikan alat bertenaga baterai, atau adaptor ini bisa digunakan di pusat kebugaran, rumah sakit, hingga ke rumah tinggal.

Abdullah menambahkan, teknologi ini mendapat rekomendasi dari badan dunia UNICEF dan WHO sehingga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pun sudah meminta alat tersebut untuk digunakan oleh para atlet. ”Tingkat akurasi alat ini mencapai 99,9 persen,” tuturnya.

Product Manager PSA, Syahril SSi Apt menjelaskan, sistem teknologi ini terdiri atas dua komponen, yaitu Photometer untuk membaca hasil pemeriksaan dan Microcuvette sebagai pipet. Dengan demikian kesalahan akibat proses perjalanan sampel daerah ke laboratorium dan kesalahan pemberian label dapat dieliminasi. Sampel darahnya pun sedikit dan tak membutuhkan tenaga pelayanan pemeriksaan. Keuntungan lainnya adalah meminimalisasi infeksi.

http://www.republika.co.id/cetak_berita.asp?id=175364&kat_id=105&edisi=Cetak

Memelihara sikat gigi yang baik dan benar..

Posted in Info Sehat on February 21, 2008 by ne2nkwi2t

Pemeliharaan sikat gigi kadang kala sering diabaikan oleh banyak orang. Padahal ’benda kecil’ ini turut memegang peranan penting dalam upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kondisi gigi yang berlubang atau gusi yang meradang bukan hanya berasal dari faktor di dalam mulut itu sendiri, tapi faktor dari luar mulut seperti pemilihan dan pemeliharaan sikat gigi ternyata juga dapat berpengaruh. Berikut ini ada sedikit tips tentang bagaimana caranya memelihara sikat gigi yang baik dan benar. Setelah sikat gigi yang baik dan benar selama dua menit, sikat gigi dibersihkan dengan cara : Ketuk-ketuk sikat gigi supaya sisa air dari sikat gigi yang kita bersihkan dapat menjadi kering Keringkan sikat gigi secara perlahan-lahan dengan menggunakan handuk yang halus dan usahakan untuk menjemur sikat gigi di tempat yang terkena sinar matahari Tidak menyimpan sikat gigi di kamar mandi karena udara kamar mandi sangat lembab sehingga sikat gigi mudah ditumbuhi kuman dan jamur Siapkan minimal 2 sikat gigi yang sebaiknya digunakan bergantian pada pagi dan malam hari apabila sikat gigi yang satu sedang kita keringkan Ganti sikat gigi tiap tiga bulan sekali Semoga tips-tips ringan di atas dapat membantu untuk mewujudkan kondisi gigi dan mulut yang lebih sehat. Selamat mencoba.

Empek – Empek Palembang

Posted in Masak Yuk!! on February 21, 2008 by ne2nkwi2t

Bahan :

600 gr Ikan belida/tengiri
300 gr Sagu putih / 11/2 mangkok
100 cc air/ 3/4 gelas
garam secukupnya

Bahan Cuka

750gr asam jawa
200 gr gula merah disisir
2 sdm gula pasir
1 ltr air
10 bh cabai rawit dihaluskan
5 siung bawang putih dihaluskan
30 gr ebi disangrai lalu dihaluskan
1 sdm tongcai
2 sdt garam

Pelengkap
Mi kuning
Ketimun diptong kecil
Ebi sangrai dihaluskan

Cara memasaknya :

- Ikan bersihkan isi perut dan sisiknya, belah menjadi dua memanhjang, tulang yang ditengah dibersihkan pula.
Kikis dengan garpu sambil bersihkan tulangnya yang kecil. Kulit ikan bersihkan pula, daging ikan haluskan betul-betul. Air, garam dan daging halus campur sampai rata.
- Campur dengan tepung sagu tadi, bila mengaduk tepung sagu seperlunya saja sebab bila terlalu banyak diaduk-aduk, empek-empek akan menjadi keras dan melar.
Adonan itu bentuk seperti bola kemudian ditanak (dikukus) atau rebus dalam air yang banyak. Kemudian goreng sampai kecoklatan.

Untuk Cuka

- rebus air, asam jawa dan gula merah sampai larut, saring tambahkan bahan lainnya, didihkan. Angkat, dinginkan.

PELATIHAN DASAR KOMPUTER

Posted in PNI on February 20, 2008 by ne2nkwi2t

LATAR BELAKANG

Pada saat ini, penguasaan terhadap komputer, software maupun hardware, merupakan suatu keharusan yang harus dimiliki oleh setiap orang karena komputer merupakan salah satu produk perkembangan teknologi dan dapat di jadikan sebagai pintu masuk untuk mengenal teknologi yang lebih tinggi. Teknologi komputer berkembang sangat cepat. Namun, komputer tidak akan berfungsi/kurang bermanfaat tanpa di tunjang oleh unsure manusia (brainware). Dengan demikian, pemanfaatan teknologi komputer secara optimal, harus berjalan selaras dengan upaya-upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu menggunakan dan memanfaatkan aplikasi komputer untuk memecahkan berbagai masalah yang di hadapi.
Oleh karena itu, pembelajaran dan praktek aplikasi komputer bagi mahasiswa, baik yang telah mengenalnya maupun yang baru mengenal, akan banyak bermanfaat, minimal dapat membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan. Hal tersebut mendorong Bidang Pengembangan Nalar dan Intelektual Himpunan Mahasiswa Matemetika Unisba untuk mengadakan program pelatihan aplikasi komputer yang memungkinkan peserta memperoleh pengetahuan standar aplikasi komputer dan segera mampu menguasainya secara baik dan bersifat aplikatif.

MAKSUD DAN TUJUAN

Setelah mengikuti pelatihan komputer ini, peserta diharapkan :
o Mampu menggunakan Corel Draw X3.

LANDASAN PENYELENGGARAAN

Program ini dilaksanakan berdasarkan Program Kerja Bidang Pengembangan Nalar dan Intelektual Himpunan Mahasiswa Matematika Universitas Islam Bandung.

NAMA KEGIATAN

Kegiatan ini diberi nama PELATIHAN DASAR KOMPUTER HIMATIKA.

BENTUK KEGIATAN

Metode pelatihan yang akan digunakan adalah kuliah (pemberian materi) dan praktek pada waktu yang sama, dimana masing-masing pertemuan akan berlangsung selama ± 120 menit ( 2 jam). Selain itu, para peserta akan di berikan tugas/study kasus yang disesuaikan dengan kondisi dan materi pelatihan yang telah diberikan. Di akhir kegiatan pelatihan, peserta akan mengikuti ujian (praktek) sesuai dengan materi yang telah diberikan untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dan sebagai bahan evaluasi bagi penyelenggara.

WAKTU DAN TEMPAT

Pelatihan dilaksanakan selama 10 pertemuan, setiap hari Senin dan Selasa dan pelaksanaan akan dimulai pada Bulan Februari 2008. Dengan demikian total waktu yang akan dibutuhkan untuk kegiatan ini, termasuk ujian, adalah selama 20 jam. Adapun waktu aktif untuk kegiatan pelatihan ini disesuaikan dengan jadwal perkuliahan peserta.
Tempat pelatihan akan dilaksanakan di Laboratorium Multmedia dan Komputasi Matematika, Jurusan Matematika Unisba Lt. II. (R. 205) Jl. Tamansari No.1 Telp. (022) 4203368 Pes.211 Bandung 40116 – PO.BOX 1357 Universitas Islam Bandung.

RUANG LINGKUP

1. Pelaksanaan kegiatan adalah anggota Pengembangan Nalar dan Intelektual Himpunan Matematika Universitas Islam Bandung.
2. Instruktur dan sebagian asisten berasal dari Laboratorium Multimedia dan Komputasi Matematika, Jurusan Matematika Unisba dan sebagian lagi asisten berasal dari Bidang Pengembangan Nalar dan Intelektual Himatika Unisba.
3. Peserta ialah mahasiswa Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Bandung, khususnya angkatan 2007.

ORGANISASI PELAKSANA

PENYELENGGARA
Kegiatan Pelatihan Corel Draw X3 ini dilaksanakan oleh Bidang Pengembangan Nalar dan Intelektual Himpunan Mahasiswa Matematika Universitas Islam Bandung bekerjasama dengan Laboratorium Multimedia dan Komputasi Matematika, Jurusan Matematika Unisba.

BIAYA PENDAFTARAN
Biaya pendaftaran pelatihan dasar komputer adalah Rp. 10.000 yang akan digunakan untuk pembuatan modul pelatihan dan sertifikat. Adapun untuk pendaftarannya melalui PNI HIMATIKA UNISBA.

Wanita Sholihat

Posted in Lagu on February 20, 2008 by ne2nkwi2t

Album : Cinta
Munsyid : The Fikr
http://liriknasyid.com

Perhiasan yang paling indah
Bagi seorang abdi Allah
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia

Perhiasan yang paling indah
Bagi seorang abdi Allah
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia
Itulah ia wanita sholehah
Ia menghiasi dunia

Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab Al Qur’an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Walau berjualan di rumah saja

Karena iman dan juga Islam
Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan

Di dalam kehidupan ini
Dia menampakkan kemuliaan
Bagai sekutum mawar yang tegar
Ditengah gelombang kehidupan

Aurat ditutup demi kehormatan
Kitab al Qur’an didaulahkan
Suami mereka ditaatinya
Akhlak mulia yang ia hadirkan

Karena iman dan juga Islam
Telah menjadi keyakinan
Jiwa raga mampu di korbankan
Harta kemewahan dileburkan

Di dalam kehidupan ini
Dia menampakkan kemuliaan
Bagai sekutum mawar yang tegar
Ditengah gelombang kehidupan

Wanita sholehah….

Kue Coklat Hias Gula

Posted in Masak Yuk!! on February 20, 2008 by ne2nkwi2t

Bahan :
250 gram margarin/mentega
125 gram gula pasir halus
4 kuning telur
20 gram coklat bubuk
300 gra tepung terigu ayak
Hiasan :
1 sdm putih telur
1/4 sdt Cream Of tartar
200 gram gula halus
1 sdt air jeruk nipis

Cara membuat :

  1. Siapkan loyang pipih olesi dengan margarin, sisihkan.
  2. Kocok Margarine dan gula pasir hingga mengembang. Masukkan telur bertahap sambil terus di kocok hingga mengambang.
  3. Masukkan tepung terigudan cokelat bubuk, aduk rata.
  4. Masukkan adonan dalam alat pencetak kue kering, semprotkan adonan beri jarak.
  5. Panggang adonan dalam oven dengan temperatur 160 derajat celsius selama 15. Singkat lalu dinginkan.
  6. Hiasan : kocok putih telur dengan sebagian gula dan Cream Of tartar. Tambahkan gula bertahap kocok hingga kaku. masukkan air jeruk nipis, aduk rata. Masukkan kedalam kantung semprot dengan tube bintang.
  7. Jika kue telah dingin, semprotkan diatasnya hiasan gula dan diamkan hingga kering. setelah mengeras masukan kedalam stoples.

untuk : 700 gram

KUE COKELAT MUNGIL

Posted in Masak Yuk!! on February 20, 2008 by ne2nkwi2t
Bahan:
3 butir telur
300 gram gula pasir
150 ml minyak goreng
50 gram cokelat bubuk
300 gram tepung terigu
200 ml air
1 sdt soda kue
1/4 sdt vanili bubuk
1/4 sdt garam

Taburan:
Mesyes atau gula berwarna
Cara Membuat:

  1. Panaskan oven dengan temperature 180 derajat Celcius, siapkan loyang
    ukuran 20 (29×19x4cm), olesi dengan margarine dan alasi kertas roti,
    sisihkan.
  2. Campur telur dengan gula pasir, aduk hingga gula larut, tidak menggunakan
    mixer, masukkan cokelat bubuk dan minyak goreng, aduk rata, tambahkan air,
    soda kue, vanili bubuk, dan garam, aduk rata.
  3. Tuangkan kedalam loyang dan panggang hingga matang, angkat, taburi
    cokelat mesyes dan potong kecil-kecil, taruh dalam kertas cup cake.
  4. Sajikan.

Untuk: 24 potong

KEPITING SAUS PEDAS

Posted in Masak Yuk!! on February 20, 2008 by ne2nkwi2t
BAHAN :
2 ekor kepiting telur, rebus matang
2 sdm margarine
4 sdm minyak goreng
1/2 bawang Bombay, iris
6 siung bawang putih, cincang
2 cm jahe, memarkan
150 ml air
150 ml saus sambal botolan
3 sdm madu
3 sdm saus tomat
1 sdm kecap manis
1 sdm garam dan 1 sdt merica bubuk
Taburan : daun ketumbar

CARA MEMBUAT :
1. Kepiting, cuci bersih, rebus matang dan potong 2 bagian.
2. Panaskan margarine bersama minyak goreng, tumis bawang Bombay dan bawang putih hingg harum.
3. Masukkan jahe, air, saus sambal, madu, saus tomat, kecap manis, garam, merica bubuk dan kepiting, masak hingga bumbu meresap dan kuah mengental.
4. Sajikan hangat taburi dengan daun ketumbar.

Untuk : 2 orang

Rindu Kami Padamu

Posted in Lagu on February 20, 2008 by ne2nkwi2t
Artist: Bimbo
Song Category: Nasyid
Rindu kami padamu ya rasul
rindu tiada terpera
berabad jarak darimu ya rasul
serasa dikau di sinicinta ikhlasmu pada manusia
bagai cahaya suarga
dapatkah kami membalas cintamu
secara bersahaja

rindu kami padamu ya rasul
rindu tiada terpera
berabad jarak darimu ya rasul
serasa dikau di sini

cinta ikhlasmu pada manusia
bagai cahaya suarga
dapatkah kami membalas cintamu
secara bersahaja

rindu kami padamu ya rasul
rindu tiada terpera
berabad jarak darimu ya rasul
serasa dikau di sini